• MENU

  • Ketegori Artikel

  • Polling

  • FANSBOOK

RENCANA STRATEGIS

A.          VISI

         Visi merupakan gambaran, kondisi atau kinerja yang diinginkan dicapai dalam kurun waktu, dapat pula menjadi inspirasi dan motivasi bagi Pemerintah Daerah dan semua lapisan masyarakat untuk bergerak bersama menuju kondisi nyata dan rasional, dengan bertumpu pada kemandirian dan otonomi Daerah.

      Dalam rangka menata dan mengembangkan perekonomian yang merupakan bagian integral dari pembangunan Kabupaten Enrekang, maka Visi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang sebagai berikut :

“ TERWUJUDNYA PEREKONOMIAN YANG BERBASIS AGRO YANG BERDAYA SAING TAHUN 2013 ”

         Rumusan Visi  mengandung makna sebagai berikut :

1.      Terwujudnya adalah adanya hasil kinerja baik dari segi perekonomian masyarakat yang dapat diukur secara nyata dan konkrit yang menunjukkan peningkatan atau perbaikan dari tahun ke tahun berdasarkan target indikator kinerja yang direncanakan.

2.      Perekonomian adalah merupakan indikator perbaikan kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan adanya laju pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun yang berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang.

3.      Agro dalam artian pembangunan pusat-pusat pertumbuhan, pusat pemukiman masyarakat petani yang tumbuh dan berkembang untuk melayani pengembangan pertanian dan mendukung utama gerakan agribisnis, dan agro industri.

4.      Berdaya saing dalam arti bahwa sumberdaya manusia mampu bersaing, atau mampu memproduksi produk-produk yang mempunyai daya saing kuat, unggul dapat berkompetisi dengan produk dari luar, mampu mengangkat dan menonjolkan keuanggulan dari hasil pembangunan selama ini sehingga lebih baik dari daerah lainnya.

B.           MISI

Misi adalah peran yang harus diemban atau dijalankan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang, sekaligus menjadi acuan pokok bagi kerangka dan pola pengembangan kegiatan serta menjadi tuntutan operasional tentang hal yang ingin dilaksanakan.

Dengan memperhatikan Misi Kabupaten Enrekang yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2009-2013, dan kondisi obyektif pengembangan ekonomi yang telah dicapai, dan prospek pengembangan perekonomian masyarakat, maka rumus Misi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang sebagai berikut :

1.  Memberdayakan Pengusaha Kecil dan Menengah dan Koperasi menjadi pelaku Ekonomi yang tangguh dan profesional dengan semangat kerakyatan.

1.      Meningkatkan peranan Pengusaha Kecil, Menengah dan Koperasi dalam kegiatan Agribisnis, agroindustri, industri  manufaktur dan jasa

2.      Mengembangkan pola kemitraan jaringan usaha dan  informasi dalam rangka penguasaan pasar dan peningkatan daya saing.

3.      Mengembangkan lembaga-lembaga keuangan yang bergerak di Bidang Koperasi, UKM, Industri  serta menciptakan iklim yang kondusif bagi Investor Asing dan Domestik untuk melakukan investasi dengan pola kemitraan.

C.    Nilai

Nilai adalah prinsip-prinsip yang dianut dan diyakini  bersama di dalam organisasi dalam melaksanakan misi dan merealisasikan visi. Adapun nilai yang dapat berfungsi sebagai landasan dan norma perilaku dari semua stakeholder yang bertugas melaksanakan misi dan merealisasikan visi Dinas Koperasi, UKM. Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang adalah sebagai berikut :

Keterbukaan          :  Merupakan nilai keterbukaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam memajukan sendi perekonomian daerah yang ditandai dengan kejujuran, tegas, dipercaya, berani karena benar, tunduk pada hukum, transparan dan bertanggungjawab.

Kreatif Inklusif     :  Menumbuhkembangkan sikap dan kreatif dalam menunjang pencapaian tujuan organisasi, melalui cara berfikir sistematik dalam proses perencanaan, dengan memperhitungkan semua bidang dan unsur yang terkait.

Kebersamaan         :  Membangun kerjasama diantara seluruh komponen dalam lingkup Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dalam mewujudkan Visi dan Misi .

Profesionalisme     :  Hakikat dari nilai-nilai lokal Kabupaten Enrekang yang merupakan perwujudan dari budaya nilai kerja keras yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai semangat kerja, tekad untuk pantang mundur sebelum berhasil.

B.     Tujuan dan Sasaran

Berdasarkan Misi tersebut diatas, maka tujuan yang akan diwujudkan dalam pelaksanan tugas-tugas Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan 5 (lima)  tahun (2009-2013) adalah sebagai berikut :

1.   Meningkatkan kemampuan SDM dalam memanfaatkan sumber daya alam melalui pemberdayaan pelaku usaha baik Koperasi, UKM, Industri dalam pemanfaatan tekhnologi sesuai potensi yang dimiliki.

2.   Mengembangkan keunggulan komoditas dan produktifitas berdaya saing tinggi berbasis masyarakat.

3.   Menjadi penggerak masyarakat dalam melakukan usaha produksi di bidang industri pengolahan/manufaktur yang bernilai tambah tinggi dan mampu berdaya saing.

4.   Mengembangkan perekonomian berbasis masyarakat diikuti dengan peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai selama penyelenggaraan pelaksanaan tugas Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang periode 5 (lima) tahun (2009-2013) adalah sebagai berikut :

1.      Terwujudnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang berdaya saing kuat, terutama para pelaku usaha yang mengelola Koperasi, UKM, Industri dan perdagangan.

2.      Terwujudnya keunggulan komoditas dan produktifitas berdaya saing tinggi berbasis masyarakat melalui pendekatan pembangunan agropolitan.

3.      Terwujudnya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang sebagi penggerak dalam melakukan usaha produksi dibidang industri pengolahan/manufaktur yang berdaya saing.

4.      Berkembangnya sistem perekonomian masyarakat yang ditandai dengan peningkatan pendapatan masyarakat dan peningkatan penunjang sarana prasarana penunjang ekonomi kerakyatan.

C.          Strategi dan Kebijakan

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang, dipandang perlu menganalisis faktor-faktor internal dan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi terwujudnya visi dan misi tersebut. Faktor-faktor internal dan faktor-faktor eksternal antara lain :

1.   Faktor-Faktor Internal

a.   Kekuatan

– Letak geografis Kabupaten Enrekang cukup strategis untuk mengembangkan koperasi, UKM, perindustrian dan perdagangan.

–     Potensi sumber daya alam cukup tersedia dan baru sebagian kecil yang terolah.

–     Sumber daya manusia dengan tingkat pendidikan yang bervariasi yang telah memasuki usia kerja.

–     Sumber daya manusia pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan cukup mendukung dalam rangka memotivasi pelaku usaha untuk lebih maju.

–     Sarana dan prasarana perhubungan khususnya perhubungan darat yang menghubungkan antar kecamatan dan antara daerah cukup lancar.

–     Besarnya potensi perdagangan

–     Komoditas unggulan punya pasar yang memadai

–     Merupakan jalur pariwisata yang memberi peluang bagi berkembangnya UKM/IKM.

–     Terlayaninya perbankan di ibukota kecamatan

b.   Kelemahan

–     Pola pikir masyarakat dalam pengembangan ekonomi yang berorientasi pertanian tradisional kurang mendukung proses industrialisasi terutama pada masyarakat pedesaan.

–     Tingkat pendidikan dan keterampilan masyarakat serta motivasi yang mereka miliki rata-rata masih rendah.

–     Pengelolaan usaha koperasi dan UKM termasuk industri dan perdagangan belum ditangani secara profesional, sehingga tingkat produktifitas dan perkembangannya relative rendah.

–     Kondisi masyarakat yang masih dilatarbelakangi oleh budaya agraris belum sepenuhnya mendukung pemasyarakatan teknologi industri yang lebih maju.

–     Belum adanya sistem kerja yang konkrit khususnya pengembangan aktifitas ekonomi.

–     Penanganan komoditi primer dilakukan oleh masyrakat banyak dengan berskala kecil.

–     Keterbatasan tekhnologi

2.   Faktor-Faktor Eksternal

a.   Peluang

–     Era globalisasi memberi peluang bagi pengusaha dan produk-produk industri, pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan serta produk lainnya untuk memasuki pasar ekspor.

–     Otonomi daerah memberi peluang untuk mengembangkan ekonomi daerah sesuai kemampuan yang ada.

–     Pasar tersedia, khusunya komoditi unggulan.

–     Kerjasama Kapet Pare-Pare.

–     Besarnya peluang masyarakat untuk bermitra dengan pengusaha.

–     Besarnya potensi pasar hasil indsutri kecil dan kerajinan

b.   Ancaman

–     Kebutuhan dana investasi semakin meningkat, sedangkan sumber daya terbatas. Demikian pula sarana dan prasarana penunjang dalam pembangunan koperasi dan UKM sangat minim.

–     Globalisasi yang memberi peluang masuknya pengusaha eceran sampai trading house dan barang-barang dari luar negeri yang harganya  relative murah dibanding produk dalam negeri merupakan tantangan bagi pengusaha kita.

–     Adanya hasil industri dan kerajinan daerah lain yang dipasarkan di Enrekang

Dari faktor-faktor analisis internal dan eksternal di atas, maka beberapa langkah-langkah yang menjadi perhatian dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan untuk menyikapi faktor-faktor tersebut anatara lain:

1. Mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam melalui proses industri dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat.

2.   Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, baik aparat maupun UKM dan koperasi.

3.   Meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar.

4.   Menerapkan teknologi secara optimal sesuai rekomendasi Litbang.

5.   Meningkatkan promosi khususnya komoditi unggulan daerah melalui pameran media cetak dan elektronik.

6.   Penerapan transformasi, teknologi informasi dalam rangka menghadapi pasar bebas.

Dalam rangka mewujudkan sistem ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Peningkatan daya saing sesuai Visi dan Misi Dinas Kopersi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Enrekang, maka diperlukan adanya arah kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagai berikut :

1.      Membangun dan mengembangkan potensi koperasi serta kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat pada umumnya.

2.      Mengembangkan UKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

3.      Meningkatkan fungsi pasar-pasar tradisional serta pemasaran kerajinan

4.      Mendorong sistem perdagangan modern.

5.      Mengembangkan industri yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif berbasis pada sumber daya alam lokal, dan menyerap tenaga kerja.

6.      Mengembangkan jumlah keanggotaan dan usaha serta permodalan.

7.      Mendorong pemanfaatan tekhnologi pada upaya peningkatan usaha agro industri.

8.      Mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah disesuaikan dengan fungsi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.

9.      Peningkatan mutu produk industri.

Memfasilitasi sistem promosi dan pengenalan produk industri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: